Dokumentasi Safari Sungai Dua
Safari Ramadan Bupati Banyuasin: Mempererat Ukhuwah dan Membawa Berkah di Zona IV
04/03/2026 | Humas BAZNAS-BASungai Dua - Semarak bulan suci Ramadan semakin terasa di Kabupaten Banyuasin, khususnya di wilayah Zona IV yang meliputi Kecamatan Rambutan, Banyuasin I, Air Kumbang, dan Air Salek. Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, S.H., M.H., beserta jajaran pemerintah daerah, menggelar kegiatan Safari Ramadan yang penuh makna. Acara ini tidak hanya menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga sebagai momentum untuk menyalurkan berbagai bantuan demi kesejahteraan bersama.
Kegiatan yang dipusatkan di halaman kantor Kepala Desa Sungai Dua, Kecamatan Rambutan, pada Rabu (4/3/2026), dihadiri oleh Wakil Bupati Banyuasin, Netta Indian, S.P., Sekretaris Daerah Banyuasin, Ir. Erwin Ibrahim, S.T., M.M., M.B.A., Ipu., ASEAN Eng., serta para pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan tokoh masyarakat setempat.
Safari Ramadan kali ini diawali dengan penyerahan berbagai bantuan yang menjadi prioritas utama, menunjukkan komitmen Pemkab Banyuasin dalam melayani dan peduli terhadap masyarakat. Bantuan yang disalurkan meliputi:
Bantuan untuk Rumah Ibadah dana sebesar Rp 10.000.000 diserahkan untuk satu masjid di masing-masing kecamatan dalam Zona IV. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung kegiatan keagamaan dan pemeliharaan tempat ibadah.
Bantuan Sosial Sebanyak 50 paket sembako dibagikan kepada anak yatim piatu, fakir miskin, dan kaum dhuafa. Bantuan ini merupakan wujud kepedulian sosial untuk meringankan beban mereka, terutama di bulan penuh berkah ini.
Alat Bantu Kesehatan Empat unit kursi roda dan dua tongkat diserahkan kepada warga penyandang disabilitas dan lansia. Bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan mobilitas dan kualitas hidup penerima.
Bupati Askolani dalam sambutannya menegaskan bahwa Safari Ramadan adalah bagian integral dari program "Banyuasin Religius" yang telah dilaksanakan secara konsisten sejak awal berdirinya kabupaten ini. "Mengingat jarak antar wilayah di Banyuasin ini jauh-jauh, maka dengan gerakan safari Ramadan ini memaksa kami dari pemerintah kabupaten Banyuasin untuk bisa kumpul dalam satu tempat untuk bersilaturahmi," ujar Bupati Askolani. Hal ini menunjukkan upaya proaktif pemerintah untuk mendekatkan diri kepada masyarakat, mengatasi tantangan geografis, dan memperkuat hubungan emosional.
Acara semakin khidmat dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, dilanjutkan dengan tausiyah agama yang disampaikan oleh Ustadz Taharudin Sakyan, S.Pd.I., Al-Hafidz. Beliau mengajak seluruh jamaah untuk memanfaatkan momentum Ramadan sebagai sarana meningkatkan keimanan, ibadah, dan mempererat persaudaraan.
Puncak kegiatan adalah buka puasa bersama yang dilaksanakan tepat saat kumandang azan Magrib, diikuti dengan shalat Magrib berjamaah, shalat Isya, dan shalat Tarawih bersama. Momen kebersamaan ini semakin mempertegas semangat ukhuwah islamiyah dan sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Selain pejabat inti, acara ini juga dihadiri oleh berbagai elemen penting, termasuk anggota DPRD Banyuasin, Kepala Kemenag Banyuasin, Kapolsek Rambutan, Danramil Mariana, Sekretaris MUI, Ketua Baznas, Ketua Dewan Masjid Indonesia Banyuasin, Pimpinan Bank Sumsel Babel Cabang Pangkalan Balai, para asisten dan staf ahli bupati, kepala OPD, para camat dari wilayah Zona IV, kepala desa, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan dukungan luas terhadap program Safari Ramadan dan komitmen bersama untuk kemajuan Banyuasin.
Safari Ramadan di Zona IV ini tidak hanya sekadar kunjungan seremonial, tetapi merupakan wujud nyata dari program "Bantuan Berkembang Bersama Masyarakat". Melalui kegiatan ini, aspirasi masyarakat dapat diserap secara langsung, sekaligus membawa bantuan konkret yang diharapkan dapat memberikan dampak positif berkelanjutan bagi seluruh warga di Kecamatan Rambutan, Banyuasin I, Air Kumbang, dan Air Salek. Semangat kebersamaan dan kepedulian yang ditunjukkan diharapkan terus tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat Banyuasin.