Dok Bayi Terlantar

BAZNAS Banyuasin Bergerak Cepat! Ulurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Bayi Terlantar di Desa Talang Ipuh

05/08/2026 | Humas BAZNAS-BA

Talang Ipuh -Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyuasin kembali menunjukkan komitmen nyata dan respons cepatnya dalam penanganan isu kemanusiaan di wilayahnya. Kali ini, tim BAZNAS Banyuasin menyalurkan bantuan darurat bagi seorang bayi terlantar yang ditemukan warga di Desa Talang Ipuh, Kecamatan Suak Tapeh, Kabupaten Banyuasin, Rabu (05/08/2026).

Aksi tanggap darurat ini dilakukan segera setelah BAZNAS Banyuasin menerima laporan resmi dari masyarakat dan perangkat desa setempat terkait kondisi sang bayi yang membutuhkan perawatan awal secara intensif serta pemenuhan kebutuhan dasar yang mendesak. Dalam aksi kepedulian ini, BAZNAS Banyuasin bergerak bersama Dinas Sosial Kab. Banyuasin dengan PLT Kepala Dinas Sosial, Dr. H. Salni Fajar, S.Ag., M.H.I., untuk memastikan penanganan terbaik bagi sang bayi.

Pemenuhan Kebutuhan Logistik dan Nutrisi Bayi

Bantuan yang diserahkan secara langsung oleh BAZNAS Banyuasin bersama pihak Dinas Sosial ini meliputi paket lengkap kebutuhan pokok bayi. Di antaranya adalah perlengkapan pakaian, popok sekali pakai, selimut hangat, peralatan mandi, hingga asupan nutrisi seperti susu formula khusus dan makanan pendamping yang disesuaikan dengan kondisi fisik bayi saat ini.

Penyerahan bantuan berlangsung haru dengan didampingi oleh aparat Desa Talang Ipuh, tokoh masyarakat, serta pihak tenaga kesehatan/bidan desa yang saat ini menangani pemeriksaan awal kesehatan sang bayi.

Komitmen Kelola Dana ZIS untuk Misi Kemanusiaan

Pimpinan BAZNAS Kabupaten Banyuasin menegaskan bahwa tindakan cepat ini merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan amanah dalam mengelola dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dari para muzakki. Dana yang dihimpun dari masyarakat tersebut memang dianggarkan untuk penanganan program-program respons cepat dan kepedulian sosial, terutama yang melibatkan anak-anak dan balita berstatus rentan.

"Ketika mendapati kabar mengenai ditemukannya bayi terlantar di Desa Talang Ipuh, kami langsung menginstruksikan tim untuk turun ke lapangan membawa paket bantuan darurat. Fokus utama kami saat ini adalah memastikan kondisi fisik dan tumbuh kembang awal sang bayi dalam keadaan sehat, aman, serta terpenuhi seluruh kebutuhan gizinya," ujar H. Ah. Demiyati Mahasar Ketua BAZNAS Banyuasin.

Ia juga menambahkan bahwa kepedulian terhadap anak terlantar merupakan bagian prioritas dari program pengetasan masalah sosial di Kabupaten Banyuasin, agar anak-anak yang berada dalam kondisi rentan tetap mendapatkan hak hidup yang layak.

Apresiasi Desa dan Sinergi Lintassektoral

Pemerintah Desa Talang Ipuh beserta warga sekitar menyampaikan apresiasi mendalam dan ucapan terima kasih atas kehadiran serta kepedulian langsung dari BAZNAS Banyuasin bersama Dinas Sosial Kab. Banyuasin di bawah kepemimpinan PLT Kepala Dinas Sosial, Dr. H. Salni Fajar, S.Ag., M.H.I. Bantuan logistik yang diberikan dinilai sangat meringankan beban perawatan awal dan memastikan sang bayi mendapatkan penanganan yang higienis serta memadai.

Tidak berhenti pada penyaluran logistik saja, BAZNAS Banyuasin bersama Dinas Sosial Kab. Banyuasin dan jajaran jajaran Pemkab juga terus membangun koordinasi aktif dengan instansi terkait, termasuk pihak Kepolisian (Polsek) serta Pemerintah Kecamatan Suak Tapeh. Sinergi ini dilakukan guna mengawal proses legalitas, pendampingan hukum, hingga kepastian status pengasuhan jangka panjang agar sang bayi mendapatkan keluarga pengasuh yang legal, aman, dan penuh kasih sayang.

Melalui aksi nyata ini, BAZNAS Banyuasin kembali mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan rasa kepedulian sosial, saling menjaga lingkungan sekitar, serta menyalurkan zakat dan sedekah melalui lembaga resmi agar kemanfaatannya dapat dirasakan langsung oleh mereka yang paling membutuhkan.

KABUPATEN BANYUASIN

Copyright © 2026 BAZNAS

Kebijakan Privasi   |   Syarat & Ketentuan   |   FAQ  |   2.2.12