Peresmian Ponpes Nurul Qodiri Banyuasin

Sinergi Pendidikan dan Kemanusiaan: Bupati Banyuasin Resmikan Ponpes Nurul Qodiri dan Baznas Salurkan Santunan, Investasi Masa Depan Gemilang

20/12/2025 | Humas BAZNAS-BA

Tanjung Laut - Kabupaten Banyuasin kembali menorehkan tinta emas dalam sejarahnya dengan diresmikannya Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Qodiri Banyuasin oleh Bupati Dr. H. Askolani, SH., MH. Peresmian yang berlangsung meriah di Desa Tanjung Laut Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin ini, bukan sekadar seremonial belaka, melainkan sebuah deklarasi komitmen terhadap pembangunan sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai agama dan moral, Jumat (19/12/2025). Ponpes Nurul Qodiri Banyuasin diharapkan menjadi pusat pendidikan unggulan yang menghasilkan generasi Qurani yang kompeten, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan zaman.

Dengan luas lahan mencapai ± 26 Hektar, Ponpes Nurul Qodiri Banyuasin menawarkan fasilitas pendidikan yang modern dan lengkap, mulai dari ruang kelas yang nyaman, perpustakaan dengan koleksi buku yang beragam, laboratorium komputer, hingga asrama yang representatif. Kurikulum yang diterapkan di Ponpes ini dirancang secara holistik, menggabungkan antara pendidikan agama yang mendalam (tafsir, hadis, fiqih, akhlak) dengan pendidikan umum yang relevan (matematika, sains, bahasa, teknologi). Tujuannya adalah untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga memiliki wawasan yang luas tentang ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga mampu berkontribusi positif bagi masyarakat dan negara.

Bupati Askolani dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan Ponpes Nurul Qodiri merupakan bagian dari visi besar pemerintah daerah untuk mewujudkan Banyuasin sebagai kabupaten yang cerdas, religius, dan sejahtera. "Kami percaya bahwa pendidikan adalah kunci untuk membuka pintu kemajuan. Dengan pendidikan yang berkualitas, kita dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mengurangi kemiskinan, dan menciptakan lapangan kerja baru," ujarnya dengan penuh semangat.

Beliau juga menambahkan bahwa Ponpes Nurul Qodiri Banyuasin tidak hanya akan menjadi tempat belajar bagi para santri, tetapi juga akan menjadi pusat pengembangan masyarakat (Community Development Center). Ponpes ini akan menyelenggarakan berbagai kegiatan pelatihan dan pemberdayaan masyarakat, seperti pelatihan keterampilan, penyuluhan pertanian, dan pembinaan usaha kecil. "Kami ingin Ponpes ini menjadi motor penggerak pembangunan di wilayah sekitarnya," tegas Bupati Askolani.

Turut hadir dalam acara peresmian tersebut Ketua BAZNAS Kabupaten Banyuasin H. Ah. Demiyati Mahasar, Wakil Ketua I H. Mubari, Camat Suak Tapeh Bambang Setiadi, Forkopimda dan Tokoh Masyarakat yang sempat hadir. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait terhadap pengembangan pendidikan agama di Banyuasin.

KABUPATEN BANYUASIN

Copyright © 2026 BAZNAS

Kebijakan Privasi   |   Syarat & Ketentuan   |   FAQ  |   2.2.12